Wednesday, July 6, 2011

Make Over ala Social Media

Heyy All. Lagi masa-masa UAS nih. Which means saya seharusnya rajin belajar. Tapi nyatanya masih saja angin-anginan karena terlalu banyak godaan sana-sini. Sigh! Too much stories to tell, and too much that have been forgotten. Ha ha. Akibat kelamaan mengendap di kepala.
Well, sekarang saya lagi pengen membahas tentang social media. Yup, siapa coba internet user yang hari gini nggak tahu dan nggak punya social media. At least twitter sama facebook deh. Umur hidup social media ini sayangnya jarang ada yang bisa bertahan lama. Kenapa? Soalnya persaingannya kompetitif sekali, jadi layaknya sebuah produk kalau nggak pintar-pintar berinovasi dijamin bakal dengan mudah ditinggalkan. Yeaaah apalagi kalau fitur yang ditampilkan itu-itu saja.Secara dong manusia itu cenderung gampang bosan. Ada tiga macam social media yang ingin saya ulas hari ini.

Pertama, http://multiply.com/
Social media satu ini sudah cukup lama beroperasi. Tepatnya sejak bulan Maret tahun 2004. Woaaa...jaman-jaman saya masih SMP kelas 3 tuh. Konsep yang diusung multiply sama seperti social media pada umumnya. Tempat untuk berbagi foto, video, dan juga menulis di blog yang disediakan. Seiring berjalannya waktu multiply mulai banyak ditinggalkan orang. Pendapat pribadi saya sih, membernya bosan dengan fitur yang itu-itu saja. Templatenya juga tidak bisa diapa-apakan. Tampilannya cukup kaku menurut saya. Nah nah, ternyata si multiply tidak tinggal diam menyikapi hal ini. Ibarat kalau model itu dia bakal mempermak habis-habisan penampilannya, maka seperti itulah yang dilakukan multiply. Social media satu ini melakukan repositioning di tengah-tengah konsumennya. Voila! Mulai September 2010 lalu, situs ini mengukuhkan dirinya sebagai situs khusus berbelanja. Semacam kumpulan online shop dengan aneka macam barang dijual disitu. Penilaian saya sih, cukup user friendly alias nggak ribet. Member lama juga masih bisa memakai accountnya tanpa perlu sign-up lagi. Inilah tampilan wajah multiply sekarang.




Kedua, http://www.friendster.com/
Popularitas social media satu ini tidak diragukan lagi di masanya. Noted! Di masanya. Bahkan friendster ini umurnya lebih tua dari multiply, yaitu dilahirkan pada tahun 2002. Meski pada akhirnya friendster mengalami nasib hampir serupa dengan multiply. Pamornya meredup. Mari kita sedikit mengingat lagi jaman kita masih suka memakai friendster. Ngaku deh, pasti sempat melakukan adu banyak testimoni. Bagi kita testimoni teman-teman sangat berharga. Templatenya yang bisa diganti plus halaman profil yang bisa dimodifikasi dengan lagu dan gambar-gambar animasi membuat kita betah sekali mengutak-atik situs ini. Saya sendiri pertamakali belajar nge-blog juga lewat fitur blog milik friendster. :D Pergeseran tren saat ini membuat friendster membuat sebuah langkah besar. Setelah berulangkali gagal mencoba mereplikasi fitur-fitur di facebook, kali ini friendster memutuskan fokus menjadi situs hiburan berbasis game dan musik. Make over ini resmi di launching pada akhir Juni 2011 lalu. Honestly, for some reason saya sangat setuju friendster ini berubah tampilan. Alasan pribadi tentunya. Hehe. :p Saya sendiri belum sempat mengincipi game-game dari aneka macam genre ini. Karena koneksi internet yang tidak bersahabat juga karena takut lupa waktu. Oya, sama seperti multiply user lama tidak perlu mendaftar lagi, cukup log in dengan menggunakan account lama. Berikut ini tampilan baru friendster :





3. Ketiga, https://plus.google.com/
This is a new baby born. Bisa dibilang ini mainan lama Google yang diperbaharui. Mungkin sebagian orang mengenal lebih dulu Google Wave, Orkut atau Google Buzz yang digadang-gadang mampu mengungguli Facebook. Namun nyatanya ketiga social media tersebut susah berkembang. Nah sekarang Google lebih memantapkan diri dalam melahirkan inovasinya. Saat ini belum semua orang bisa mendaftarkan diri menjadi member Google Plus. Karena sistemnya masih sistem undangan, jadi hanya orang-orang tertentu saja yang mendapat privilege mencobanya. Kalau saya sih dapet undangannya paling-paling undangan ulangtahun sama nikahan. He he. Nah, berhubung saya belum pernah nyoba jadi saya masih belum bisa komentar apa-apa. Ini saya ambilkan dari Kompas, mengenai fitur Google Plus.

Tidak jauh berbeda dengan Facebook, pada Google Plus juga member bisa menulis status, mengupload foto, berbagi link atau tautan dan saling berkomentar. Adapun terkait posisi saingnya dengan Facebook, Google Plus menawarkan tingkat kemanan data (privasi) yang lebih tinggi dibandingkan Facebook, seperti data yang bisa diambil dengan mudah ketika akun dihapus, bisa mengelompokan teman berdasarkan minat dan kesesuaian, dsb. Berikut selengkapnya fitur andalan Google Plus seperti yang dirilis Kompas :

  1. Circles. Fungsi ini bisa digunakan untuk memasukkan nama-nama teman ke dalam grup dan pengguna bisa berbagi konten dengan format berbeda di dalam lingkaran pertemanan ini.
  2. Hangouts. Ini adalah layanan conference lebih dari dua orang dengan video call.
  3. Huddle. Layanan ini menyediakan grup-grup di jejaring ini untuk mengirim pesan instan.
  4. Sparks. Fitur ini menghubungkan individu dalam jaringan ini kepada orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama terhadap suatu hal.
      
     


Saat ini Facebook dan Twitter memang masih jadi favorit, namun kita lihat saja tren yang berkembang. Seberapa mampu mereka bertahan dan sampai kapan. Saya sendiri penasaran. :D (dee)

    No comments:

    Post a Comment