Tuesday, August 31, 2010

Sebuah Pengingat Di Bulan Mulia

Hello, dear end of August, wish September would be nice <3 before I start to write this part.
Jadi ceritanya ini udah masuk 10 hari terakhir puasa Ramadhan, nggak kerasa deh kok cepet banget. Padahal juga di rumah nggak ngapa-ngapain, pengangguran jaya. Entah kenapa tema ceramah teraweh kemarin pas banget dengan apa yang sedang dialami sama sahabat saya, dan pastinya juga sering dialami kebanyakan orang. Memang sih hanya satu tema sederhana, yaitu resep membuat hati tenang dan adem. Soalnya sering banget kan, udah sukses tapi masih ngerasa kosong, masih aja ngerasa ada ganjalan dalam hidup. Makanya kita harus tahu apa penyebabnya dan cara mengatasinya. Saking semangatnya sampai saya catet tuh isi ceramahnya. Lumayan kan buat pengingat. (:

Ada lima poin yang saling berkaitan satu sama lain, here we go !

. kerja keras. Agama saya dan begitu juga agama yg lain mengajarkan umatnya bekerja keras. Jangan cuma mau berpangku tangan atau berleha-leha aja, harus rajin belajar dan bekerja. Kualitas hidup salah satunya ditentukan dari seberapa keras seseorang mau mengubah nasibnya. (:
. zakat fitrah. jadi orang nggak boleh pelit sama diri sendiri dan orang lain. Kalau rezekinya dibersihkan Insya Allah deket sama Allah dan juga dekat dengan surga.
.shalat. Karena shalat adalah tiang agama. Kalau sudah shalat masih suka uring-uringan dan berbuat negatif, maka sebaiknya shalatnya dibenahi lagi.
.dzikir. sering-seringlah menyebut dan mengingat nama Allah. Dimanapun dan dalam kondisi apapun. Insya Allah akan dijagakan hatinya. Jangan cuma mengingat nama gebetan aja dong. Ha ha.
.khusyuk. Baik dalam berdoa maupun shalat, jangan memikirkan hal-hal duniawi saat sedang menghadap Allah.

Kalau dipikir-pikir lima poin itu kan sudah kita lakukan sehari-hari, cuma balik lagi perlu ada yang namanya evaluasi. Kalau saya pribadi masih harus diperbaiki habis-habisan. Terutama masalah kekhusyukan dalam beribadah. Semoga Allah membukakan pintu hati saya dan kita semua ya. <3
Dan semoga Ramadhan ini jadi awal baru sebagai insan mulia. (:

No comments:

Post a Comment