Tuesday, October 20, 2009

Chapter Kosong : Menjadi Sahabat

Soundtrack :
Ku Ingin Dekat
oleh: Sisi

Waktu bersama dirimu, ku ingin berbagi semua mimpiku Melangkah maju bersamamu, gapai kemenangan itu Namun sayang kini kau harus tenggelam dalam kesibukanmu Tinggalkan diriku, dalam sendiriku Aku kehilanganmu... Chorus : Ku ingin dekat denganmu Tak ingin aku jauh darimu Ku ingin satu waktu kau membawa diriku Bersamamu Ku ingin dekat denganmu S'bagai teman yang terbaik untukmu Sungguh senangnya hatiku bila diriku Bersamamu, bersamamu... Waktu bersama dirimu, ku ingin lambungkan tinggi namamu Namun kau tak terlalu terkesan, kini kau dengan yang lain Tinggalkan diriku, dan juga mimpiku Aku kehilanganmu Back to Chorus Ku jelang mimpimu dalam duniamu Hanya satu yang ku mau darimu

chapter kosong :

tak ingin ada dalam satu ruangan, satu atap, satu atmosfer yang sama denganmu. mungkin bila hari kebebasan itu tiba, saya bakal bersorak gembira. "Hei!"
"Hmm.."

"Hei."

"Hmm.."

"Nyebelin banget sih kamu."

"Memang!"

"Iya iya, saya tahu banget kok kamu benci sama saya. Tapi bukan gini caranya."

"Lalu gimana caranya?"

"Nggak perlulah ditunjukkin di depan umum. Kelihatan jelas sekali jadinya."

"Oh, begitu."

"Saya salah apa sama kamu?"

"Banyak mungkin. Sudahlah, saya malas bicara sama kamu."

"Oh, segitu bencinya ya!"

"Nggak. Siapa yang bilang benci? Siapa? Kamu sendiri yang memutuskan."

"Buktinya, kamu selalu terlihat sebal kalau di dekat saya."

"Masa sih? Cuma perasaan kamu aja."

"Nggak mungkin salah. Saya sangat yakin."

"Kamu terlalu yakin untuk menjadi benar. Saya nggak pernah benci sama kamu."

"Lalu apa?"

"Mmm.."

"Apa?Nggak bisa jawab kan."

"Saya jawab."

Terdiam sejenak.

"Saya hanya...hanya terlalu peduli sama kamu. Dan saya benci menjadi seperti itu."

"Nggak mungkin."

"Itu benar, saya toh nggak capek-capek benci kamu tanpa alasan. Saya hanya ingin dekat dengan kamu tanpa perlu kamu tahu."





cuma sekedar fiksi. =)

No comments:

Post a Comment